Logo Wallace Lombok WallaceLombok

6 Wisata Religi Hindu di Lombok, Destinasi untuk Menenangkan Hati dan Mengenal Budaya

Jelajahi 6 wisata religi Hindu di Lombok, mulai dari Pura Lingsar, Pura Meru, Pura Kelasa, Pura Batu Bolong, Pura Suranadi, hingga Pura Mayura. Kenali sejarah pura, keunikan arsitektur, tradisi spiritual, dan keragaman budaya masyarakat Lombok dalam perjalanan yang penuh makna.

27 Okt 2026 Wallace Lombok 8 menit baca
6 Wisata Religi Hindu di Lombok, Destinasi untuk Menenangkan Hati dan Mengenal Budaya

6 Wisata Religi Hindu di Lombok, Destinasi Spiritual untuk Mengenal Sejarah dan Budaya Lokal

Lombok tidak hanya dikenal karena keindahan pantainya, hamparan perbukitan hijau, dan kemegahan Gunung Rinjani. Pulau yang berada di Provinsi Nusa Tenggara Barat ini juga menyimpan berbagai tempat suci yang memiliki nilai sejarah, budaya, serta peranan penting dalam kehidupan masyarakat Hindu.

Keberadaan berbagai pura di Lombok menjadi bagian dari kekayaan budaya yang menarik untuk dikenali. Setiap tempat suci memiliki karakteristik tersendiri, mulai dari arsitektur tradisional, peninggalan kerajaan, sumber mata air yang disakralkan, hingga tradisi yang mencerminkan kerukunan masyarakat dengan latar belakang kepercayaan berbeda.

Bagi wisatawan yang ingin mendapatkan pengalaman liburan lebih bermakna, wisata religi Hindu di Lombok bisa menjadi pilihan menarik. Aktivitas ini bukan sekadar mengunjungi tempat bersejarah, tetapi juga memberikan kesempatan untuk mengenal tradisi keagamaan, memahami perjalanan sejarah, dan menghargai keberagaman budaya masyarakat setempat.

Menariknya, sejumlah pura bersejarah di Lombok berada tidak jauh dari destinasi wisata populer. Dengan perencanaan perjalanan yang tepat, kamu bisa menggabungkan wisata religi, wisata sejarah, dan wisata alam dalam satu perjalanan.

Berikut enam destinasi wisata religi Hindu di Lombok yang menarik untuk kamu kenali.

1. Pura Lingsar, Simbol Kerukunan Hindu dan Islam Wetu Telu

Pura Lingsar merupakan salah satu tempat suci paling bersejarah dan terkenal di Lombok. Lokasinya berada di Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, dan menjadi salah satu bukti nyata keberagaman budaya serta kehidupan masyarakat di Pulau Lombok.

Keistimewaan Pura Lingsar terletak pada keberadaan dua kawasan yang memiliki fungsi spiritual berbeda, yaitu Pura Gaduh sebagai tempat ibadah umat Hindu dan Kemaliq yang memiliki nilai sakral bagi sebagian masyarakat Muslim Wetu Telu.

Kompleks ini memiliki sejarah panjang yang berkaitan dengan perkembangan masyarakat Sasak dan Bali di Lombok. Salah satu tradisi yang paling dikenal adalah Perang Topat, sebuah ritual budaya yang melibatkan masyarakat Hindu dan Muslim sebagai bentuk ungkapan syukur serta kebersamaan.

Selain nilai sejarahnya, kawasan Pura Lingsar juga menawarkan suasana yang teduh dengan pepohonan dan lingkungan yang masih terjaga. Wisatawan dapat mengenal sejarah bangunan, melihat kawasan kompleks pura, serta mempelajari tradisi lokal yang diwariskan secara turun-temurun.

Bagi kamu yang tertarik dengan wisata budaya dan toleransi antarumat beragama, Pura Lingsar merupakan salah satu destinasi yang layak dikunjungi ketika berada di Lombok.

Pura Lingsar Dulu
Pura Lingsar Dulu
Pura Lingsar Sekarang
Pura Lingsar Sekarang

Informasi sejarah dapat dibaca melalui dokumentasi sejarah Pura Lingsar dari Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

Source gambar dari website : https://lomboktourplus.com/sejarah-singkat-mengenai-pura-lingsar-lombok/ dan https://www.timuradventour.com/7-pura-penuh-sejarah-di-pulau-lombok/

2. Pura Meru, Menelusuri Jejak Sejarah Kerajaan di Cakranegara

Berada di kawasan Cakranegara, Kota Mataram, Pura Meru merupakan salah satu kompleks pura bersejarah yang menjadi bagian penting dari warisan budaya Hindu di Lombok.

Pura ini dibangun pada tahun 1744 dan memiliki ciri arsitektur tradisional yang menarik. Salah satu bagian paling menonjol adalah bangunan meru bertingkat dengan atap bertumpang yang menjadi identitas arsitektur tempat peribadatan Hindu.

Keberadaan Pura Meru tidak dapat dipisahkan dari sejarah perkembangan kerajaan di Lombok, khususnya pada masa pemerintahan kerajaan yang memiliki hubungan erat dengan Bali.

Ketika memasuki kawasan pura, pengunjung dapat melihat halaman yang tertata, bangunan suci, serta berbagai ornamen tradisional yang mencerminkan nilai budaya dan keagamaan masyarakat Hindu.

Selain menjadi tempat persembahyangan, Pura Meru juga menarik bagi wisatawan yang ingin mempelajari sejarah kerajaan, arsitektur tradisional, dan perkembangan budaya Hindu di Lombok.

Karena lokasinya berada di pusat kawasan Cakranegara, destinasi ini juga dapat dikombinasikan dengan kunjungan ke sejumlah tempat bersejarah lainnya di Kota Mataram.

Tampak Depan Pura Muru
Tampak Depan Pura Muru
Pura Meru Di Kejahuan
Pura Meru Di Kejahuan

Referensi sejarah: Dokumen penetapan Pura Meru Cakranegara sebagai situs cagar budaya.

Source Gambar Dari Website : https://indonesiakaya.com/pustaka-indonesia/mengunjungi-pura-meru-yang-sakral-di-lombok/

3. Pura Kelasa di Taman Narmada, Warisan Spiritual dengan Miniatur Gunung Rinjani

Taman Narmada merupakan salah satu destinasi wisata sejarah yang cukup populer di Kabupaten Lombok Barat. Kawasan ini memiliki hubungan erat dengan sejarah kerajaan di Lombok dan dikenal karena tata ruangnya yang menggambarkan lingkungan Gunung Rinjani.

Di dalam kompleks Taman Narmada terdapat sebuah tempat suci bernama Pura Kelasa atau Pura Kalasa. Pura ini berada di bagian yang lebih tinggi dari kawasan taman dan memiliki nilai spiritual penting bagi umat Hindu.

Keunikan Pura Kelasa terletak pada konsep arsitektur serta penataan kawasannya yang berkaitan dengan simbol Gunung Rinjani. Pengunjung perlu melewati sejumlah anak tangga untuk mencapai area pura, sehingga perjalanan menuju bagian atas juga memberikan pengalaman tersendiri.

Taman Narmada sendiri dibangun sebagai tempat peristirahatan sekaligus tempat peribadatan pada masa kerajaan. Di dalamnya terdapat kolam, taman, bangunan bersejarah, serta mata air yang memiliki nilai budaya bagi masyarakat setempat.

Perpaduan antara wisata sejarah, arsitektur tradisional, dan suasana taman yang hijau membuat kawasan ini cocok dikunjungi oleh wisatawan yang ingin mengenal sisi lain Lombok.

Penting untuk membedakan area rekreasi Taman Narmada dengan kawasan suci Pura Kelasa. Pengunjung perlu memperhatikan batas akses serta mengikuti ketentuan yang berlaku di lingkungan pura.

Taman Narmada
Taman Narmada
Pura Kelasa Taman Narmada
Pura Kelasa Taman Narmada

Informasi tambahan: Sejarah Taman Narmada dari Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

Source Gambar Dari Website : https://www.jalanbareng.com/menikmati-keindahan-destinasi-wisata-alternatif-lombok-di-taman-narmada/

4. Pura Batu Bolong, Tempat Suci di Atas Karang dengan Panorama Laut

Jika berbicara tentang wisata religi dengan pemandangan alam yang menarik, Pura Batu Bolong di kawasan Senggigi menjadi salah satu destinasi yang tidak boleh dilewatkan.

Pura ini berada di Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat. Daya tarik utamanya adalah bangunan pura yang berdiri di atas batu karang besar di tepi laut. Terdapat lubang pada bagian batu karang yang menjadi asal mula penamaan Batu Bolong.

Lokasinya yang menghadap laut membuat Pura Batu Bolong memiliki panorama alam yang khas. Dari kawasan ini, pengunjung dapat menikmati pemandangan Selat Lombok dan suasana pesisir, terutama ketika cuaca cerah.

Selain keindahan alamnya, pura ini memiliki fungsi utama sebagai tempat ibadah umat Hindu. Karena itu, wisatawan yang datang tidak hanya perlu memperhatikan keindahan bangunannya, tetapi juga menghormati kesakralan kawasan tersebut.

Pura Batu Bolong juga menjadi salah satu lokasi menarik untuk mengenal perpaduan wisata alam dan budaya di kawasan Senggigi.

Apabila berkunjung, gunakan pakaian yang sopan, kenakan kain atau selendang sesuai ketentuan, dan hindari memasuki area persembahyangan tanpa izin.

Pura Batu Bolong
Pura Batu Bolong
Pura Batu Bolong
Pura Batu Bolong

Bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana pesisir Lombok Barat, kunjungan ke Pura Batu Bolong dapat dikombinasikan dengan menjelajahi kawasan wisata Senggigi.

Source Gambar Dari Website : https://iamtravelling.home.blog/2018/11/20/uniknya-pura-batu-bolong-di-lombok/ dan https://www.traveloka.com/id-id/explore/destination/pura-batu-bolong-acc/414895?utm_id=YAYGNHV0

5. Pura Suranadi, Menikmati Suasana Spiritual di Tengah Alam yang Asri

Pura Suranadi merupakan salah satu tempat suci Hindu yang memiliki keunikan tersendiri di Kabupaten Lombok Barat. Lokasinya berada di Desa Suranadi, Kecamatan Narmada, sebuah kawasan yang dikenal dengan lingkungan hijau, pepohonan rindang, dan sumber mata air alami.

Salah satu keistimewaan Pura Suranadi adalah keberadaan lima sumber mata air suci yang dikenal dalam tradisi Hindu sebagai Pancatirtha. Sumber mata air tersebut memiliki nilai spiritual dan berkaitan dengan pelaksanaan berbagai ritual keagamaan.

Kawasan pura ini juga memiliki beberapa bagian tempat suci, antara lain Pura Ulon atau Gaduh, Pura Pengentas, dan Pura Pabersihan. Masing-masing memiliki fungsi tersendiri dalam kegiatan keagamaan umat Hindu.

Suasana alam yang masih asri menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan. Area sekitarnya menawarkan pengalaman berbeda dibandingkan destinasi pantai yang lebih ramai dikunjungi wisatawan.

Bagi kamu yang tertarik dengan wisata religi, Pura Suranadi bisa menjadi pilihan untuk mengenal hubungan antara tradisi keagamaan, sumber mata air, dan kehidupan masyarakat setempat.

Namun, perlu diingat bahwa sumber mata air dan bagian tertentu dari kompleks pura merupakan kawasan yang disucikan. Pengunjung sebaiknya meminta informasi kepada pengelola atau pemangku sebelum memasuki area tertentu.

Tampak Depan Pura Suranadi
Tampak Depan Pura Suranadi
Tampak Samping Pura Suranadi
Tampak Samping Pura Suranadi

Informasi sejarah dan tradisi: Sejarah Pura Suranadi dari Desa Suranadi.

Source Gambar Diambil dari website https://firstlomboktour.com/pura-suranadi-lombok/ dan https://www.indonesia.travel/kr/en/destination/bali-nusa-tenggara/west-nusa-tenggara/pura-suranadi

6. Pura Mayura, Menyaksikan Warisan Budaya Hindu di Cakranegara

Selain Pura Meru, kawasan Cakranegara di Kota Mataram juga memiliki peninggalan sejarah Hindu lainnya, yaitu Pura Mayura.

Pura Mayura merupakan bagian dari kawasan bersejarah yang memiliki hubungan dengan perkembangan kerajaan di Lombok. Kompleks ini dikenal dengan perpaduan antara taman, kolam, dan bangunan yang mencerminkan gaya arsitektur tradisional masa kerajaan.

Kawasan Mayura memiliki nilai sejarah yang menarik karena dahulu berkaitan dengan kehidupan kerajaan, termasuk kegiatan pemerintahan, pertemuan, dan aktivitas keagamaan.

Keberadaan pura di dalam kawasan tersebut memperlihatkan bagaimana ruang spiritual menjadi bagian penting dalam tata kehidupan kerajaan pada masa lampau.

Bagi wisatawan yang menyukai wisata sejarah dan budaya, Pura Mayura dapat menjadi pilihan untuk mengenal peninggalan masa kerajaan di Lombok. Lokasinya yang berada di kawasan Cakranegara juga memungkinkan wisatawan menggabungkan kunjungan dengan Pura Meru dalam satu perjalanan.

Tampak Depan Pura Mayura
Tampak Depan Pura Mayura
Tampak Jauh Pura Mayura
Tampak Jauh Pura Mayura

Saat berkunjung, pastikan untuk memperhatikan ketentuan akses di kawasan suci dan tidak mengganggu kegiatan keagamaan yang sedang berlangsung.

Source Gambar Diambil Dari Website : https://pacarkecilku.com/2012/05/31/trip-pura-mayura-lombok/ dan https://datulomboktour.com/pura-taman-mayura-suguhkan-pesona-wisata-alam-budaya-dan-religi/

Tips Mengunjungi Pura dan Tempat Suci Hindu di Lombok

Sebelum mengunjungi berbagai tempat suci Hindu di Lombok, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan agar perjalanan berjalan nyaman dan tetap menghormati tradisi masyarakat setempat.

1. Gunakan pakaian yang sopan

Kenakan pakaian yang pantas dan tidak terlalu terbuka. Beberapa pura mewajibkan pengunjung menggunakan kain atau selendang sebagai bagian dari aturan memasuki kawasan suci.

2. Hormati kegiatan persembahyangan

Apabila terdapat umat yang sedang melaksanakan ibadah, hindari membuat keributan, menghalangi prosesi, atau mengambil foto tanpa memperhatikan situasi.

3. Patuhi aturan kawasan pura

Tidak semua bagian kompleks pura terbuka untuk wisatawan. Beberapa area hanya diperuntukkan bagi umat yang melaksanakan kegiatan keagamaan.

4. Jangan menyentuh benda-benda sakral sembarangan

Bangunan suci, perlengkapan upacara, dan benda-benda tertentu memiliki nilai keagamaan. Hindari menyentuh atau memindahkannya tanpa izin.

5. Jaga kebersihan lingkungan

Jangan membuang sampah sembarangan, merusak tanaman, atau melakukan aktivitas yang dapat mengganggu kesucian kawasan.

6. Periksa jadwal kegiatan keagamaan

Sebelum berangkat, cari informasi mengenai jadwal upacara, kegiatan persembahyangan, dan ketentuan kunjungan. Hal ini penting agar wisatawan dapat menyesuaikan waktu kedatangan.

Menjelajahi Lombok Lebih Dekat Melalui Wisata Religi dan Budaya

Wisata religi Hindu di Lombok menawarkan pengalaman yang lebih luas daripada sekadar mengunjungi bangunan bersejarah. Setiap pura menyimpan cerita, tradisi, dan nilai budaya yang menjadi bagian dari perjalanan panjang masyarakat Lombok.

Mulai dari Pura Lingsar yang mencerminkan kerukunan antarumat beragama, Pura Meru dengan jejak sejarah kerajaan, Pura Kelasa di kawasan Taman Narmada, hingga Pura Batu Bolong yang berdiri di atas karang tepi laut. Semuanya memberikan gambaran tentang kekayaan spiritual dan budaya yang dimiliki Pulau Lombok.

Perjalanan ini juga dapat menjadi kesempatan untuk mengenal masyarakat lokal, memahami tradisi yang masih dijaga, serta belajar menghargai keberagaman yang hidup berdampingan.

Bagi kamu yang ingin menjelajahi lebih banyak destinasi, Wallace Lombok siap membantu merencanakan perjalanan wisata sesuai minat dan kebutuhan. Kamu dapat menggabungkan wisata religi, wisata sejarah, pantai, perbukitan, hingga destinasi alam populer dalam satu pengalaman liburan di Lombok.

Temukan berbagai pilihan melalui paket wisata Lombok dari Wallace Lombok dan jelajahi beragam destinasi wisata Lombok.

Rencanakan perjalananmu bersama Wallace Lombok dan temukan cerita menarik di setiap sudut Pulau Lombok.

Pertanyaan Umum

Apa manfaat mengunjungi wisata religi Hindu di Lombok?

Mengunjungi wisata religi Hindu di Lombok dapat membantu menenangkan hati sekaligus menjadi sarana untuk mengenal budaya lokal.

Berapa banyak destinasi wisata religi Hindu yang direkomendasikan?

Terdapat 6 destinasi wisata religi Hindu di Lombok yang direkomendasikan untuk dikunjungi.

Mengapa Lombok menarik untuk dijadikan tujuan liburan?

Lombok menyimpan sejuta pesona alam yang tak pernah habis untuk dijelajahi dengan berbagai pilihan destinasi terbaru.

W
Ditulis oleh Wallace Lombok

Tim Wallace Lombok merangkum pengalaman, tips, dan panduan wisata terbaik di Indonesia untuk membantu Anda merencanakan petualangan yang tak terlupakan.

← Semua Artikel

Terinspirasi dari artikel ini?

Wujudkan perjalanan impian Anda dengan paket tour terbaik kami.

Promo