Savana Bale Tepak: Menemukan Hamparan Savana di Dekat Lombok Airport
Siapa sangka, tidak jauh dari Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, ada hamparan savana luas yang bisa kamu datangi tanpa perlu membayar tiket masuk?
Namanya Savana Bale Tepak. Berada di Dusun Tepak, Desa Penujak, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah, tempat ini menawarkan suasana yang berbeda dari kebanyakan destinasi populer di Lombok. Tidak ada pantai dengan air biru atau tebing tinggi. Yang kamu temukan justru hamparan ruang terbuka, persawahan, langit yang luas, dan suasana pedesaan yang tenang.
Menariknya, untuk sampai ke savana kamu tidak perlu melakukan trekking panjang. Setelah memarkir kendaraan, kamu hanya perlu berjalan sekitar tujuh menit melewati jalan setapak di antara persawahan. Setelah itu, hamparan savana mulai terlihat.
Dari Jalan Setapak Menuju Hamparan Luas
Perjalanan menuju Savana Bale Tepak justru menjadi bagian dari pengalaman. Kendaraan bisa dibawa hingga area parkir menggunakan motor maupun mobil. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki. Jalurnya berupa jalan setapak yang melewati persawahan sebelum akhirnya membawa kamu ke area savana.
Perjalanannya relatif singkat, sekitar tujuh menit. Jadi, kamu tidak perlu menyiapkan tenaga seperti ketika hendak melakukan pendakian. Begitu keluar dari area persawahan, suasananya langsung terasa berbeda. Area yang sebelumnya terasa sempit karena dikelilingi sawah berubah menjadi hamparan terbuka yang luas. Di sinilah kamu bisa berhenti sejenak, menikmati pemandangan, atau sekadar mencari tempat untuk duduk dan menghabiskan waktu bersama teman.

Salah Satu Savana yang Dekat dengan Lombok Airport
Savana Bale Tepak berada di kawasan Jl. Bendungan Batujai, Dusun Tepak, Desa Penujak, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah. Lokasinya dikenal berada di sekitar kawasan belakang Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid. Karena itu, destinasi ini cukup menarik untuk dimasukkan ke dalam itinerary bagi wisatawan yang baru tiba di Lombok atau sedang berada di sekitar Lombok Tengah.
Untuk menuju lokasi, kamu bisa langsung mencari Savana Bale Tepak melalui Google Maps. Kendaraan roda dua maupun roda empat dapat digunakan hingga area parkir. Dari Mataram maupun Kopang, perjalanan menuju kawasan ini juga relatif mudah dengan kendaraan pribadi. Waktu tempuh tentunya bergantung pada titik keberangkatan dan kondisi jalan.
Tidak Perlu Tiket Masuk
Salah satu hal yang membuat tempat ini cukup menarik untuk dikunjungi adalah biaya masuknya yang sederhana. Tidak ada tiket masuk khusus. Pengunjung hanya perlu membayar biaya parkir, yang umumnya sekitar Rp5.000 untuk motor dan Rp10.000 untuk mobil.
Dengan biaya tersebut, kamu bisa menikmati kawasan savana dan persawahan di sekitarnya. Namun, karena tarif dan kondisi pengelolaan dapat berubah, ada baiknya tetap menyiapkan uang tunai dan mengecek kondisi terbaru saat datang.
Datang Sore, Tunggu Langit Berubah Warna
Kalau ingin mendapatkan suasana yang paling menarik, datanglah menjelang sore. Savana Bale Tepak memiliki area terbuka yang membuat pandangan ke arah langit terasa luas. Ketika matahari mulai turun, hamparan savana menjadi tempat yang pas untuk menikmati sunset dengan suasana yang lebih santai.
Tidak harus datang dengan itinerary yang padat. Kamu bisa membawa teman, duduk di atas rumput, berbincang, mengambil foto, atau sekadar menunggu matahari tenggelam. Buat yang suka membuat konten, lanskap terbuka di sini juga bisa menjadi latar foto atau video yang cukup natural. Tidak banyak elemen buatan yang mengganggu pemandangan, sehingga kamu bisa lebih bebas mencari sudut pengambilan gambar.

Kalau Mau Lebih Lama, Bisa Camping
Tidak hanya cocok untuk kunjungan sore, kawasan Savana Bale Tepak juga dapat digunakan untuk camping. Bermalam di kawasan terbuka tentu memberikan pengalaman yang berbeda. Setelah menikmati sunset, kamu bisa melanjutkan waktu di alam terbuka dan menunggu pagi datang.
Saat pagi, kamu bisa kembali menikmati hamparan savana dengan suasana yang lebih sejuk sekaligus melihat sunrise jika kondisi cuaca mendukung. Ada hal menarik lainnya. Di sekitar kawasan savana, pengunjung terkadang dapat melihat kuda. Namun, tentu saja keberadaannya tidak selalu bisa ditemukan karena bergantung pada kondisi dan aktivitas di sekitar kawasan.
Sekalian Mampir ke Embung
Kalau sudah jauh-jauh datang, kamu juga bisa menggabungkan perjalanan dengan mengunjungi embung yang berada di sekitar kawasan Savana Bale Tepak. Kombinasi persawahan, embung, dan savana membuat kawasan ini bisa dijadikan pilihan untuk short trip. Kamu tidak harus menghabiskan satu hari penuh di satu tempat. Misalnya, datang pada sore hari, mengunjungi area sekitar embung, kemudian melanjutkan perjalanan ke savana untuk menikmati sunset.
Jangan Pulang Terlalu Larut
Ada satu hal yang perlu diperhatikan, terutama jika kamu baru pertama kali datang.
Jangan menunggu sampai kawasan benar-benar gelap untuk kembali.
Jalur menuju savana masih berupa jalan setapak melewati persawahan dan penerangan di area tersebut terbatas. Kalau datang untuk mengejar sunset, perhitungkan waktu untuk berjalan kembali menuju area parkir. Jika ingin camping, pastikan membawa perlengkapan penerangan sendiri seperti senter atau headlamp. Selain itu, karena kawasan ini merupakan ruang terbuka dan lingkungan persawahan, jangan lupa membawa kembali sampah yang kamu hasilkan.
Bukan Destinasi yang Ramai, Justru Itu Menariknya
Savana Bale Tepak mungkin tidak memiliki fasilitas wisata selengkap destinasi populer lainnya di Lombok. Namun, justru kesederhanaan tersebut yang membuat tempat ini menarik. Kamu datang, memarkir kendaraan, berjalan beberapa menit melewati persawahan, lalu tiba di ruang terbuka yang luas. Tidak banyak yang perlu dilakukan selain menikmati pemandangan dan suasananya.
Kalau sedang mencari tempat untuk sunset, nongkrong bersama teman, foto, atau camping tanpa harus mengeluarkan banyak biaya, Savana Bale Tepak bisa menjadi salah satu tempat yang patut kamu pertimbangkan saat berada di Lombok Tengah.
Dan yang paling menarik, kamu tidak perlu pergi jauh dari bandara untuk menemukan sisi Lombok yang seperti ini.
Kadang, tempat yang paling berkesan bukan yang paling ramai dikunjungi, tetapi tempat yang membuat kita ingin duduk lebih lama dan menikmati perjalanan tanpa terburu-buru.
